TUGAS PENGANTAR APLIKASI KOMPUTER 1A M2
TUGAS
PENGANTAR
APLIKASI KOMPUTER 1A
KURNIAWAN
B.PRIANTO, S.KOM.SH.MM
DITULIS
OLEH :
MUCHALAL
RIZKY JUWANTO
10520624
1PA23
FAKULTAS
PSIKOLOGI
JURUSAN
PSIKOLOGI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
MINGGU
4
5.
Mengenal perangkat lunak (software)
komputer
5.1.
Dasar perangkat lunak
Pengertian Sofware adalah
sebuah data yang diprogram dan disimpan secara digital yang tidak terlihat
secara fisik tetapi terdapat dalam komputer.
Software atau perangkat
lunak dapat berupa program atau menjalan suatu perintah atau intruksi yang
dengan melalui software (perangkat lunak) komputer dapat beroperasi atau
menjalankan suatu perintah. Software juga dapat dikatakan adalah penggerak dan
pengontrol hardware (perangkat keras).
Software dibuat dengan
menggunakan bahasa pemrograman yang ditulis atau diciptakan oleh programmer
yang selanjutnya dikompilasi dengan aplikasi kompiler sehingga menjadi sebuah
kode yang nantinya akan dikenali oleh mesin hardware.
1. Fungsi Software – Dalam
peran yang penting dalam berjalannya sistem komputer, tentu memiliki
fungsi-fungsi khusus yang dimiliki software. Fungsi-fungsi software tersebut
antara lain sebagai berikut..
- Software
menyediakan fungsi dasar untuk kebutuhan komputer yang dapat dibagi
menjadi sistem operasi atau sistem pendukung
- Software
berfungsi dalam mengatur berbagai hardware untuk bekerja secara
bersama-sama.
- Sebagai
penghubung antara software-software yang lain dengan hardware
- Sebagai
penerjemah terhadap software-software lain dalam setiap instruksi-instruksi
ke dalam bahasa mesin sehingga dapat di terima oleh hardware.
- Mengidentifikasi
program
Software dibedakan dalam beberapa macam bagian yang
terdiri dari setiap jenis-jenis software berdasarkan dari bentuk, dan
fungsinya. Jenis-jenis software antara lain sebagai berikut :
· Freeware
adalah perangkat lunak gratis yang dapat digunakan tanpa dengan batasan waktu.
Freeware umumnya disumbangkan kepada komunitas-komunitas, namun memiliki hak
sebagai pengembang dan pengontrol dalam pengembangan aplikasi selanjutnya.
Freeware akan memberikan source kode (kode sumbernya) jika pengembang aplikasi
berhenti mengembang produk freeware kepada pengembang lain atau mengumumkan
freeware tersebut bebas untuk dikembangkan secara bersama-sama.
· Shareware
adalah perangkat lunak uji coba yang diberikan secara gratis dengan
keterbatasan fitur-fitur tertentu seperi ketersediaan, fungsi, dan kenyaman
yang tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Shareware merupakan perangkat
lunak uji coba yang bertujuan untuk memperkenalkan perangkat lunak tersebut dan
sebagai strategi marketing pengembangan aplikasi Shareware. Shareware disebut
juga dengan Trialware.
· Firmware
adalah aplikasi perangkat lunak yang tersimpan di ROM (Read Only Memori).
Firmware tidak dapat berubah walau tidak dialiri oleh listrik dan tidak dapat
diubah tempat penyimpananya di ROM tetapi dapat dimodifikasi bergantung dari
jenis ROM nya seperti EEPROM atau Flash ROM, masih dapat diubah sesuai dengan
kebutuhan.
· Commercial Software
adalah perangkat lunak untuk tujuan komersil yang dapat dibeli kepada
pendistribusi, pengembang software, atau kepada rekan pengembang software.
Pengguna yang membeli software tersebut tidak dapat menyebarluaskan atau
membagikan ulang software secra bebas dan tanpa ijin penerbitnya akan diilegalkan.
Contoh software berbayar (commercial software) adalah Corel Draw, Adobe
Photoshop, Microsoft Visual Basic NET. Commercial Software dilindungi
Undang-Undang Hak Cipta.
· Free Software
adalah perangkat lunak yang bebas untuk di utak atik baik itu bebas digunakan,
disalin, dimodifikasi dan diubah dengan beberapa keharusan yang dapat dinikmati
oleh pengguna-pengguna berikutnya. Dalam konsep kebebasan, setiap orang dalam
perangkat lunak bebas ini, dapat mengkomersialkan dan mengambil keuntungan dari
pendistribusian dan modifikasi kode sumbernya, serta dapat menyebarkan luas
secara gratis. Istilah free software diciptakan oleh Richard Stallman dan Free
Software Foundation (organisasi nirlaba dan merupakan sponsor utama dari proyek
GNU). Sekarang ini, perangkat lunak bebas tersedia secara gratis dan dibangun
atau dikembangkan oleh suatu komunitas terbuka. Menurut Richard Stallman
mengenai Pengertian Free Software adalah perihal kebebasan, bukan harga. Untuk
mengerti konsepnya, Anda harus memikirkan kata ‘bebas’ seperti dalam “kebebasan
berpendapat”, bukan bebas’ dalam arti “bir gratis”.
· Open Source Software
adalah perangkat lunak yang kode sumbernya untuk diubah, dipelajari,
ditingkatkan, dan disebarluaskan karena sifat perangkat lunak sumber terbuka
adalah pengembangan oleh suatu komunitas atau kelompok yang terbuka
mengembangkan perangkat lunak sumber terbuka.
· Malware
adalah perangkat lunak yang diciptakan untuk merusak sistem komputer, jejaring
komputer tanpa izin dari pemiliknya. Malware disebut sebagai perangkat perusak
yang berasal dari kata Malicious dan Software. Istilah virus komputer digunakan
sebagai sebutan dalam jenis perangkat perusak. Jenis-jenis perangkat perusak
meliputi virus komputer, kuda troya (trojan horse), perangkat iklan (adware),
cacing komputer, rootkit, perangkat jahat (crimeware) dan perangkat lunak jahat
lainnya.
5.2
Evolusi perangkat lunak
Tahap
Pertama (1950 – 1960)
Evolusi perangkat lunak tahap pertama dimulai pada awal 1950-an sampai
pertengahan 1960. Pengembangan perangkat lunak pada tahap pertama mempunyai
ciri-ciri berorientasi batch, distribusi software terbatas
untuk kalangan tertentu sehingga apabila ada perusahaan yang ingin
dibuatkan software khusus harus memesan terlebih dahulu.
Tahap Kedua ( 1960 – 1970)
Evolusi Perangkat Lunak Tahap
Kedua dimulai
pertengahan tahun 1960-an sampai awal tahun 1970-an. Pengembangan
perangkat lunak mempunyai ciri-ciri multi user. Pengguna dari software sudah
banyak dan bisa saling berbagi. Ciri ini menunjukkan ada
perkembangan baru yaitu interkasi manusia dan komputer (Human Computer
Interaction).
Selain itu, ciri dari tahap kedua ini
adalah real time. Real Time disini adalah suatu kondisi dimana
sistem dapat mengumpulkan, menganalisa dan mentransformasikan data dari banyak
sumber kemudian mengatur proses serta menghasilkan output yang
diinginkan. Dalam tahap ini, sudah banyak juga paket perangkat lunak yang
beredar di pasaran serta muncul istilah database dalam perangkat lunak.
Tahap Ketiga (1970 – 1990)
Evolusi Perangkat lunak tahap ketiga, dimulai pertengahan tahun 1970
sampai awal tahun 1990. Pengembangan perangkat lunak sudah maju
sedemikian pesat. Perangkat lunak sudah menggunakan sistem terdistribusi,
sehingga penyampaian informasi dari komputer sumber ke komputer tujuan
akan terasa sangat cepat. Dalam era ini, perangkat keras dari suatu
komputer harganya sangat murah. Selain itu, pesanan perangkat lunak sudah
sangat mendominasi dari penyelesaian suatu masalah sehingga penggunaan software pada
masa itu sudah sedemikian jauh.
Tahap Keempat (1990 – 2000)
Evolusi Perangkat Lunak Tahap Keempat dimulai tahun 1990 sampai tahun
2000. Pada tahap ini, perangkat lunak sudah mendominasi dari pengembangan
perangkat keras, sehingga perangkat keras dalam hal ini komputer sangat
dikendalikan oleh suatu sistem operasi. TIngkat kecerdasan dari perangkat
lunak semakin ditingkatkan sehingga perangkat lunak atau software dilatih
mempunyai kecerdasan seperti yang dimilik manusia. Terbukti dengan adanya
penemuan kecerdasan buatan, jaringan syaraf tiruan, sistem pakar dan logika
fuzzy. Jaringan komputer, pemrosesan komputer paralel sangat mendominasi pada
era ini. Dan, pada masa ini pula pemrograman sudah berorientasi obyek
(OOP).
5.3.Klasifikasi peranglat
lunak
5.3.1. Bahasa pemrograman
Bahasa
Pemrograman adalah
suatu program yang berbentuk assambler compiler atau interpreter.
Contoh-Contoh Bahasa Pemrograman :
·
ASP
·
HTML
·
Visual
Basic
·
Pascal
·
Java
·
Delphi
·
PHP
5.3.2. Sistem operasi
Sistem Operasi adalah perangkat lunak yang
mengorganisasikan semua komponen mesin komputer.
Contoh-Contoh Sistem Operasi
·
Macintosh
·
Linux
·
Unix
·
Microsft
Windows
5.3.3. Utility
Program Bantu (Utility) adalah suatu program yang berfungsi
untuk membantu sistem operasi.
Contoh-Contoh Program Bantu (Utility)
·
Moxilla
firefox
·
Anti
Virus
·
Winamp
·
FLV
Player
·
PC
Tools
5.4.Software open
source
open source adalah ketika
kode dasar yang membuat proyek terbuka bagi siapa saja untuk melihat, memeriksa
kekurangan, dan beradaptasi untuk membuat versi baru.
Versi baru hanya dapat dibuat jika orang yang
mengadaptasinya membuat open source dan membuatnya tersedia untuk orang
lain. Kebalikan dari software open source adalah proprietary software.
Contohnya adalah Microsoft dan Apple.
Proprietary software mengandalkan kode untuk
menghasilkan pendapatan sehingga tidak ingin orang-orang mencari-cari kode dan
membuat versi baru secara gratis.
Banyak orang lebih suka software open source karena
mereka tertarik pada kontrol lebih besar atas software jenis ini. Mereka dapat
memeriksa kode untuk memastikan tidak melakukan apa pun yang mereka inginkan,
dan mereka hanya dapat mengubah bagian-bagian yang tidak mereka sukai.
Pengguna software umum yang bukan pemrogram
juga bisa mengambil manfaat dari software open source karena
dapat digunakan untuk tujuan apapun Umumnya programmer tidak dapat membebankan
biaya uang untuk software open source yang mereka buat.
Banyak programmer software open source menemukan bahwa
menagih uang kepada pengguna untuk layanan dan dukungan software daripada untuk
software itu sendiri lebih menguntungkan. Dengan cara ini, software tetap
gratis dan mereka menghasilkan uang dengan membantu orang lain untuk
menginstal, menggunakan, dan memecahkan masalah.
Jadi open source software adalah mengacu
pada kode program yang didistribusikan secara terbuka (termasuk kode yang tidak
dikenai biaya) yang dapat digunakan dan dimodifikasi oleh pengguna tanpa
batasan.
Analogi untuk mendeskripsikan open source adalah
ibarat resep. Resep open source akan dipublikasikan yang berarti bahwa siapapun
dapat mengetahui bahan dan instruksi, dan bahkan menyesuaikan resep untuk
meningkatkan rasa hidangan.
Jika seseorang ingin mengetahui resep yang bukan
“open-source,” maka mereka harus membayar lisensi untuk dapat menggunakannya.
Selain itu, mereka tidak akan memiliki izin untuk memodifikasinya, apalagi
mendistribusikannya.
Kekurangan
Open Source
Adapun kekurangan open source adalah :
1.Butuh waktu untuk mempelajari produk.
Microsoft Word dan Open Office adalah dua opsi
software dengan tingkat produktivitas serupa. Open Office adalah versi open
source Word. Meskipun hasilnya serupa ketika membandingkan keduanya, bagaimana
Anda dapat membuka kode membutuhkan beberapa langkah yang sangat berbeda.
Anda akan selalu membutuhkan waktu untuk mempelajari
produk open source lebih lama terutama jika Anda belum begitu paham dengan
peningkatan softwarenya.
2.Tidak ramah pengguna
Kekurangan lain dari sistem open source adalah tidak
ramah pengguna. Seperti sistem operasi berbasis Linux yang sulit digunakan
dibandingkan dengan sistem operasi Window. Paket dan software diinstal dengan
mudah di Window tetapi di Linux agak sulit, Anda perlu menginstal melalui
command line interface.
3. Masalah Kompatibilitas Perangkat
Keras
Banyak hardware terbaru yang diproduksi tidak
kompatibel dengan Linux. Oleh karena itu Anda harus bergantung pada pihak
ketiga sebab setiap kali Anda membeli hardware dari vendor, Anda harus
memastikan apakah memiliki dukungan untuk Linux atau tidak.
Kelebihan
Open Source
Sementara untuk kelebihan dari open source
adalah :
1.Gratis Untuk Digunakan
Manfaat terbesar menggunakan open source adalah
bebas untuk menggunakan, memodifikasi, dan mendistribusikan. Biaya yang terkait
dengan software open source sangat sedikit jika dibandingkan dengan proprietary
software..
2. Dapat ditingkatkan secara konsisten
Siapa pun dapat mengotak-atik software open source
untuk memecahkan masalah atau memperbarui produk. Anda dapat menambahkan fitur,
menghentikan bug, dan memperbaiki serta meningkatkan software dengan cara lain,
tanpa perlu mencari izin resmi.
3.Dapat menggunakannya sesuka Anda
Software open source tidak memiliki masalah hak
cipta, masalah royalti, atau pembayaran lain yang terkait dengan penggunaannya.
Anda dapat menggunakannya sesuai keinginan Anda. Anda juga dapat menyesuaikan
software agar sesuai dengan kebutuhan Anda jika diinginkan.
Contoh Open Source
Contoh sistem operasi open source yang
paling populer adalah:
1) Sistem operasi Linux
2) Android oleh Google
3) Open office
4) Mozilla Firefox
5) Firefox browser
6) Pemutar media VCL
7) Moodle
8) ClamWin antivirus
9) Sistem manajemen konten WordPress
MINGGU
5
6.
Mengenal struktur dan penyajian
Data
dalam computer
6.1.Data
dan informasi
Pengertian Data dan Informasi, Ciri,
Fungsi & Perbedaannya
Data sendiri bisa
berupa angka, karakter, simbol, gambar, suara atau tanda-tanda yang bisa
digunakan untuk dijadikan informasi. Suatu informasi bisa saja menjadi data
jika informasi tersebut digunakan kembali untuk pengolahan sistem informasi
selanjutnya. Dalam dunia komputer data merupakan sesuatu hal yang disimpan di
dalam memori dengan format tertentu.
Pengertian Data
Data merupakan sebuah
fakta mentah atau rincian peristiwa yang belum diolah, dan terkadang tidak
dapat diterima oleh akal pikiran dari penerima data tersebut, maka itu data
harus diolah terlebih dahulu menjadi informasi untuk dapat di terima oleh
penerima.
Pengertian Informasi
Informasi merupakan
hasil dari pengolahan data yang sudah dapat diterima oleh akal pikiran penerima
informasi yang nantinya bisa digunakan untuk pengambilan keputusan. Informasi
sendiri dapat berupa hasil gabungan, hasil analisa, hasil penyimpulan, dan juga
bisa suatu hasil pengolahan sistem informasi komputerisasi.
Pengertian
Data Menurut Para Ahli
Berikut dibawah beberapa pengertian data menurut
para ahli.
John
Dearden serta Robert N. Antony
Pengertian data menurut John Dearden Robert N.
Antony ialah bentuk jamak dari kata datum atau data item
Jogyanto
Definisi data menurut Jogyanto ialah kenyataan yang
menggambarkan suatu peristiwa dan kesatuan nyata.
Slamet
Riyadi
Slamet Riyadi mendefinisikan data sebagai kumpulan
informasi yang didapat dari pengamatan dimana data dapat berupa angka-angka dan
lambang-lambang.
Pengertian Informasi Menurut Para Ahli
Berikut dibawah ini beberapa pengertian infomasi
menurut para ahli.
Anton M. Moeliono
Informasi menurut Anton M.Moeliono ialah penerangan,
keterangan, pemberitahuan, kabar atau berita. Informasi juga merupakan
keterangan atau bahan nyata yang bisa dijadikan dasar pengamatan analisis atau
kesimpulan .
Joner Hasugian
Joner Hasugian mendefinisikan informasi ialah suatu
konsep universal dalam jumlah muatan besar yang melibatkan banyak hal dalam
ruang lingkupnya masing-masing serta terekam pada sejumlah media.
Jordon B. Davis
Pengertian informasi menurut Jordon B. Davis ialah
data yang telah diproses menjadi sebuah bentuk yang penting bagi penerima
informasi dan nilai yang nyata serta bisa dirasakan dalam keputusan-keputusan
sekarang atau masa yang akan datang.
Kusrini
Informasi menurut Kusrini ialah data yang telah
diproses menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna, yang bermanfaat
dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendukung sumber informasi.
Ciri-ciri Informasi
Berikut dibawah ini Ciri-ciri Informasi yaitu:
Akurat
Akurat adalah informasi yang diberikan memang sesuai
dengan kejadian yang sebenarnya atau fakta. Cara mengecek apakah sebuah
informasi termasuk akurat atau tidak sebenarnya cukup gampang. Minta dua orang
atau lebih untuk melakukan pengujian. Jika hasilnya sama maka informasi
tersebut dapat dipastikan akurat.
Tepat Waktu
Informasi tidak bisa terlambat untuk disampaikan.
sebab biasanya informasi mempunyai jangka waktu tersendiri.
Relevan
Informasi yang ditunjukan harus sesuai dengan
permintaan penerimanya. contohnya seperti : menyampaikan bahaya narkoba pada
kalangan remaja, menyampaikan informasi pemenuhan gizi kepada setiap ibu hamil
dll.
Lengkap
Jangan sampai salah, informasi juga harus
disampaikan secara lengkap, tidak bisa sebagian saja. sebab informasi yang
tidak lengkap dapat menimbulkan salah paham serta mengakibatkan terjadinya
kesalahan dalam pengambilan keputusan.
Fungsi Data
Suatu data tentunya mempunyai beberapa fungsi atau
manfaat, fungsi data tersebut antara lain:
Sebagai dasar perencanaan
Adanya data yang valid maka seseorang atau suatu
organisasi bisa membuat perencanaan atas dasar data yang telah dimilikinya.
sebab data-data tersebut berisi tentang suatu fakta terkait kejadian yang perlu
dianalisis dengan benar.
Alat pengendali suatu aktivitas
Kenapa data berguna sebagai alat pengendali? sebab
dengan adanya data yang real atau asli dan benar, maka bisa dijadikan sebagai
tolak ukur dalam menjalankan atau mengendalikan suatu aktivitas, hal ini
tentunya untuk meminimalis jalanya aktivitas dari ketidaksesuaian visi dan misi
yang sudah ditetapkan.
Fungsi Informasi
ada pun fungsi Informasi ialah sebagai berikut.
Menambah pengetahuan
Informasi sebenarnya sangat bermanfaat sebab membuat
seseorang jadi mengetahui sesuatu yang sebelumnya tidak ia ketahui.
Mengurangi informasi yang tidak pasti
Informasi dapat membantu kita untuk mengetahui
secara pasti apa yang sedang terjadi. Contohnya seperti informasi tentang
perekrutan CPNS pada bulan Agustus. Informasi ini sangat membantu para pelamar
kerja sebab mereka jadi tahu kapan waktu yang tepat untuk mempersiapkan serta
mengajukan surat lamaran CPNS.
Mengurangi resiko kegagalan
Karena informasi dapat memberikan prediksi tentang
apa yang akan terjadi, hal ini akan membantu kita dalam mengantisipasi resiko
dan bahaya tertentu. Contohnya sperti di televisi menampilkan informasi tentang
gempa yang dapat berpotensi tsunami. Para korban gempa yang mengetahui
informasi tersebut bisa segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Memberi standar tertentu
Informasi juga berguna untuk memberi standar atau
acuan tertentu sehingga keputusan yang diambil dapat sesuai dengan tujuan yang
diharapkan. Contohnya seperti informasi tentang syarat pengajuan calon kepala
daerah. Hal ini akan membantu dalam proses pemilihan kepala daerah agar sesuai
dengan standar serta tujuan yang telah diterapkan sebelumnya.
Perbedaan antara data dan juga informasi
Berikut ini perbedaan antara Data dan Informasi
yaitu:
Perbedaan Data
- Data
tidak mempunyai makna apapun
- Data
bisa berbentuk fakta, rincian dan juga segala bentuk pengamatan empiris
(observasi dan wawancara) terhadap sebuah peristiwa
- Bagi
orang awam, data tidak bisa dimengerti maksudnya
Perbedaan Informasi
- Informasi
telah mempunyai sebuah makna tertentu
- Informasi
ialah data yang telah diproses dengan menggunakan beragam teknik tertentu
- Bagi
orang awam, pada saat membaca suatu informasi, maka mereka sudah bisa
memahami arti dari informasi tersebut.
6.2.Struktur
data
1.Tipe Graph
Tipe Graph ini adalah
tipe yang cukup sering digunakan dalam berbagai kesempatan. Graph sendiri
merupakan struktur data yang non-linear dan terdiri dari kumpulan node.
Node-node tersebut disambungkan oleh suatu garis tertentu.
Garis yang dimaksud
bisa memiliki arah atau justru sebaliknya. Contoh untuk tipe ini yang sangat
mudah Anda amati ialah jalur network di sebuah LAN, jalur telepon di suatu kota
dan lain sebagainya.
2.Tipe Tree
Seperti namanya, tipe
yang kedua ini bisa diibaratkan dengan akar di suatu pohon. Jadi, tipe ini bisa
dimaknai sebagai kumpulan node dan masing-masing node tersebut tersusun dari
value dan juga berbagai referensi lainnya. Nah, Tree yang terdiri atas maksimal
2 anak akan disebut sebagai Binary Tree.
Jika Anda lihat, Binary
Tree mempunyai dua sub Tree yang terletak di bagian kiri serta kanan.
Ciri-cirinya adalah bagian kiri mempunyai nilai root yang lebih kecil
dibandingkan dengan bagian yang kanan.
Untuk mengakses data
dalam Tree ini ada 3 cara yang bisa Anda lakukan, yaitu postorder, pre-order
dan inorder.
3.Tipe Queue
Tipe struktur
data yang lainnya ialah Queue. Ini adalah struktur data
yang bersifat LIFO atau Last In First Out. Dalam Queue ini juga ada 3 operasi
sekaligus yang bisa Anda lakukan yakni peek atau melihat data yang paling awal
dari suatu Queue, dequeue atau menghapus data yang pertama dari Queue dan
enqueue atau memasukkan data dalam Queue.
4.Tipe Stack
Stack ini adalah tipe
yang mirip seperti Queue. Tipe ini juga mempunyai sifat LIFO karena termasuk
struktur data yang linear. Selayaknya Queue, dalam Stack ini juga ada 3 jenis
operasi sekaligus yang bisa dilakukan.
Operasi pertama ialah
Peek atau memantau data teratas Stack. Operasi kedua ialah Push atau yang bisa
diartikan sebagai memasukkan suatu data baru dalam Stack, dan operasi yang
terakhir ialah Pop atau menghapus data yang paling atas dalam Stack.
5.Tipe Linked List
Jika diartikan secara
kasar, maka Linked List berarti daftar yang terhubung. Ya, sesuai dengan
namanya, tipe satu ini memang berupa potongan-potongan aneka macam data yang
tersimpan secara acak.
Berbagai potongan data
tersebut akan ada dalam memori komputer dan data yang dimaksud memiliki
referensi yang saling menunjuk satu sama lain.
Jadi, sudah paham bukan
kenapa tipe ini disebut sebagai Linked List? Dalam tipe satu ini, data yang
pertama biasa disebut sebagai head, sementara data yang terakhir akan disebut
sebagai tail.
Jika melihat jumlah
data yang diinput atau dimasukkan, Linked List memiliki kemampuan untuk
terhubung baik itu secara singly linked list ataupun doubly linked list.
Maksud dari singly
linked list ialah data bisa diakses hanya dengan arah maju mulai dari data
pertama atau head ke data terakhir atau tail. Data tersebut tidak bisa diakses
sebaliknya, yakni dari tail ke head.
Sementara untuk doubly
linked list, data bisa diakses dari dua arah yakni dari head ke tail atau
sebaliknya, dari tail ke head. Dengan kata lain, aksesnya bisa dibuat bolak
balik.
6.Tipe Array
Selanjutnya ialah tipe
Array. Ini adalah tipe yang memiliki kumpulan elemen dan elemen-elemen tersebut
jaraknya saling berdekatan dalam memori.
Dalam Array ada
beberapa jenis operasi yang dipakai yaitu replace, sort, delete, insert, search
dan lain sebagainya. Tipe ini juga mempunyai dua jenis dimensi, yaitu 1 dimensi
dan juga multi-dimensi.
6.2.1.
tipe data sederhana dan majemuk
Tipe Data Sederhana
Tipe Ordinal
Semua tipe sederhana disebut tipe ordinal kecuali real. Karakteristik tipe data
ordinal antara lain :
- Semua kemungkinan nilai dari suatu tipe ordinal merupakan himpunan berurutan
dan setiap nilai berkaitan dengan ordinalitasnya yaitu nilai integral.
- Fungsi standard ord dapat diterapkan pada sembarang tipe ordinal untuk
mengetahui ordinalitasnya.
- Fungsi standard pred dapat diterapkan untuk mengetahui predesesor.
- Fungsi standard succ dapat diterapkan untuk mengetahui suksesor.
Tipe Integer
Tipe integer adalah tipe data yang nilainya tidak mempunyai titik desimal. Ada
lima tipe data yang termasuk dalam kelompok ini seperti terlihat pada tabel di
bawah ini.
Tabel 2.1 Tipe integer
Tipe Batas Nilai Ukuran dalam byte
byte 0..255 1
shortint -128..127 1
integer -32768..32767 2
word 0..65535 2
longint -2147483648..2147483647 4
Tipe data juga menentuka operasi yang bisa dikerjakan. Pada tipe integer
operator-operator yang bisa dikerjakan antara lain:
Operator-operator pada tipe real adalah :
Operator : Kegunaan
+ : Penjumlahan
- : Pengurangan
* : Perkalian
/ : Pembagian
Tipe Data Kompleks
Tipe String
Data yang bertipe string adalah data yang berisi sederetan karakter yang
banyaknya karakter bisa berubah-ubah sesuai kebutuhan yaitu dari 1 sampai 255
karakter.
Bentuk umum dari deklarasi tipe string adalah:
type pengenal = string <[panjang]>
Keterangan:
pengenal : nama tipe data.
panjang : bilangan bulat yang menentukan banyaknya karakter, bila parameter
panjang karakter tidak ditulis maka dianggap 255 karakter.
Tipe Larik
Larik (array) adalah tipe terstruktur yang mempunyai komponen dalam jumlah yang
tetap dan setiap komponen mempunyai tipe data yang sama. Posisi masing-masing
komponen dalam larik dinyatakan sebagai nomor indeks.
Bentuk umum dari tipe larik adalah
type pengenal = array [tipe_index] of tipe;
pengenal : nama tipe data.
tipe_index : tipe data untuk nomor index.
tipe : tipe data komponen.
Contoh,
type Vek = array [1..100] of integer
Tipe Rekaman
Sama halnya dengan larik, rekaman (record) adalah kumpulan data. Perbedaan
antara larik dengan rekaman adalah dalam larik semua elemennya harus bertipe
sama tetapi dalam rekaman setiap elemen bisa mempunyai tipe data yang berbeda
satu sama lainnya.
Bentuk umum deklarasi rekaman adalah
type pengenal = record
medan1 :tipe1;
medan2 :tipe2;
.
.
.
medann :tipen;
end;
Keterangan:
pengenal : pengenal yang menunjukkan tipe data yang akan dideklarasikan.
medan1,…, medann : nama medan yang akan digunakan.
tipe1,…, tipen : sembarang tipe data yang telah dideklarasikan sebelumnya.
Contoh deklarasi rekaman,
type Tgl_Kalender = record
Tanggal :1..31;
Bulan : 1..12;
Tahun : 1900..2000;
end;
Tipe Himpunan
Tipe
himpunan adalah kumpulan obyek yang mempunyai tipe data yang sama dan urutan
penulisannya tidak diperhatikan.Setiap onyek di dalam suatu himpunan disebut
dengan anggota atau elemen himpunan
Bentuk umum deklarasi himpunan adalah
type pengenal = set of tipe_data;
atau dapat juga langsung dideklarasikan dalam bagian deklarasi perubah seperti
berikut
var pengenal = set of tipe_data;
Keterangan:
pengenal : nama perubah atau pengenal yang akan dinyatakan sebagai tipe
himpunan.
tipe_data : tipe data dari anggota himpunan, harus bertipe ordinal.
Contoh deklarasi himpunan adalah sebagai berikut.
type Irama = (jazz, rock, blues, country, classic);
Musik = set of Irama;
Nilai = set of 0..10;
Untai = set of char;
Huruf = set of ‘A’..’Z’;
Sakit = (pusing, mual, lemas, lesu, letih);
Penyakit = set of sakit;
Tipe Berkas
Berkas
(file) adalah kumpulan sejumlah komponen yang bertipe data sama yang jumlahnya
tidak tentu dan biasanya tersimpan dalam suatu media penyimpan luar. Jumlah
komponen dalam berkas dapat ditambah jika diperlukan.
Dalam Pascal, berkas menyediakan data yang nantinya akan digunakan oleh suatu
program. Berkas dapat berupa berkas yang disimpan di dalam cakram magnetis,
pita magnetis, kartu plong dan sejenisnya atau berupa piranti logika yang selama
ini kita gunakan, yaitu dengan statemen input dan output, yang menunjukkan
piranti masukan keluaran standar (papan ketik dan layar tampilan).
Bentuk umum dari deklarasi berkas adalah
type pengenal = file of pengenal1;
Keterangan:
pengenal : pengenal yang akan dinyatakan sebagai tipe data berkas.
pengenal1 : tipe data komponen berkas.
Struktur data majemuk, yang terdiri dari:
o Linier : Stack, Queue, sertaList
dan Multilist
o Non Linier : Pohon Biner dan
Graph
Pemakaian struktur data yang tepat didalam proses
pemrograman akan menghasilkan algoritma yang lebih jelas dan tepat, sehingga
menjadikan program secara keseluruhan lebih efisien dan sederhana.
Struktur Data Majemuk
1. Linier
Stack(Tumpukan)
Stack
(tumpukan) adalah list linier yang dikenali elemen puncaknya (top), aturan
penyisipan dan penghapusan elemennya tertentu (penyisipan selalu dilakukan “di
atas” (top), penghapusan selalu dilakukan pada top). Karena aturan penyisipan
dan penghapusan semacam itu, top adalah satu-satunya alamat tempat terjadi
operasi. Elemen yang ditambahkan paling akhir akan menjadi elemen yang akan
dihapus. Dikatakan bahwa elemen stack akan tersusun secara LIFO (Last In First
Out).
Queue(Antrian)
Queue
(antrian) adalah list linier yang dikenali elemen pertama (head) dan elemen
terakhirnya (tail); Aturan penyisipan dan penghapusan elemennya disefinisikan
sebagai penyisipan selalu dilakukan setelah elemen terakhir, penghapusan selalu
dilakukan pada elemen pertama; Satu elemen dengan elemen lain dapat diakses
melalui informasi next.
List dan Multi-List (Daftar)
List
linier adalah sekumpulan elemen bertipe sama, yang mempunyai keterurutan
tertentu, yang setiap elemennya terdiri dari 2 bagian. sebuah list linier
dikenali dengan (1) elemen pertamanya, biasanya melalui alamat elemen pertama
yang disebut (first); (2) Alamat elemen berikutnya (suksesor), jika kita
mengetahui alamat sebuah elemen, yang dapat diakses melalui field next; (3)
Setiap elemen mempunyai alamat, yaitu tempat elemen disimpan dapat diacu. Untuk
mengacu sebuah elemen, alamat harus terdefinisi. Dengan alamat tersebut
informasi yang tersimpan pada elemen list dapat diakses; (4) Elemen
terakhirnya.
2. Non-Linier
Binary Tree (Pohon Biner)
Sebuah
pohon biner (binary tree) adalah himpunan terbatas yang mungkin kosong atau
terdiri dari sebuah simpul yang disebut sebagai akar dan dua buah himpunan lain
yang disjoint yang merupakan pohon biner yang disebut sebagai sub pohon kiri
(left) dan sub pohon kanan (right) dari pohon biner tersebut. Pohon biner
merupakan tipe yang sangat penting dari struktur data dan banyak dijumpai dalam
berbagai terapan. Karakteristik yang dimiliki oleh pohon biner adalah bahwa
setiap simpul paling banyak hanya memiliki dua buah anak, dan mungkin tidak
punya anak.
Graph (Graf)
Graph merupakan struktur data yang paling umum. Jika struktur linier
memungkinkan pendefinisian keterhubungan sekuensial antara entitas data,
struktur data tree memungkinkan pendefinisian keterhubungan hirarkis, maka
struktur graph memungkinkan pendefinisian keterhubungan tak terbatas antara
entitas data.
List dan Multi-List (Daftar)
List
linier adalah sekumpulan elemen bertipe sama, yang mempunyai keterurutan
tertentu, yang setiap elemennya terdiri dari 2 bagian. sebuah list linier
dikenali dengan (1) elemen pertamanya, biasanya melalui alamat elemen pertama
yang disebut (first); (2) Alamat elemen berikutnya (suksesor), jika kita
mengetahui alamat sebuah elemen, yang dapat diakses melalui field next; (3)
Setiap elemen mempunyai alamat, yaitu tempat elemen disimpan dapat diacu. Untuk
mengacu sebuah elemen, alamat harus terdefinisi. Dengan alamat tersebut
informasi yang tersimpan pada elemen list dapat diakses; (4) Elemen
terakhirnya.
2. Non-Linier
Binary Tree (Pohon Biner)
Sebuah
pohon biner (binary tree) adalah himpunan terbatas yang mungkin kosong atau
terdiri dari sebuah simpul yang disebut sebagai akar dan dua buah himpunan lain
yang disjoint yang merupakan pohon biner yang disebut sebagai sub pohon kiri
(left) dan sub pohon kanan (right) dari pohon biner tersebut. Pohon biner
merupakan tipe yang sangat penting dari struktur data dan banyak dijumpai dalam
berbagai terapan. Karakteristik yang dimiliki oleh pohon biner adalah bahwa
setiap simpul paling banyak hanya memiliki dua buah anak, dan mungkin tidak
punya anak.
Graph (Graf)
Graph merupakan struktur data yang paling umum. Jika struktur linier
memungkinkan pendefinisian keterhubungan sekuensial antara entitas data,
struktur data tree memungkinkan pendefinisian keterhubungan hirarkis, maka
struktur graph memungkinkan pendefinisian keterhubungan tak terbatas antara
entitas data.
6.2.2.Operasi
string
Operasi String
String adalah sederetan symbol yang tidak menentu
panjangnya. Yang dianggap sebagai panjang satu unit. String dapat berupa angka,
huruf, karakter khusus, maupun karakter unicode. Dalam bahasa C++ terdapat
beberapa fungsi yang digunakan untuk operasi pengolahan string.
Macam – macam Fungsi Manipulasi String
1.
Fungsi strcat ()
Fungsi strcat digunakan untuk menambahkan string
sumber ke bagian akhir dari string tujuan. File header yang harus disertakan
adalah string.h dan ctype.h. fungsi ini bertipe data char.
Bentuk penulisannya :
![]()
Contoh program
|
#include <iostream> #include <string.h> #include <ctype.h> #include <math.h> #include <stdlib.h> #include <conio.h> using namespace std; main () { cout << “Fungsi Strcat\n”; char a1[20], a2[20]; cout << “Kata-1= “; cin >> a1; cout << “Kata-2= “; cin >> a2; strcat (a1, a2); cout << “Penggabungan : ” << a1; } |
Hasil tampilan/output

2.
Fungsi strcmp ()
Fungis strcmp digunakan untuk membandingkan string
pertama dengan string kedua. Hasil dari fungsi ini bertipe data integer (int).
file header yang harus disertakan adalah string.h, dan bertipe data char.
Bentuk penulisannya :
![]()
Contoh program
|
#include <iostream> #include <string.h> #include <ctype.h> #include <math.h> #include <stdlib.h> #include <conio.h> using namespace std; main () { cout << “\n\nFungsi Strcmp”; char b1[]=”SELAMAT”; char b2[]=”Selamat”; cout << “\nHasil perbandingan
“<<b1<<” dan “<<b2<<” =”; cout << strcmp (b1, b2) << endl; cout << “Hasil perbandingan
“<<b2<<” dan “<<b1<<” =”; cout << strcmp (b2, b1) << endl; } |
Hasil program/output

3.
Fungsi Strcpy ()
Fungsi strcpy digunakan untuk menyalin string asal
ke-variabel string tujuan, dengan syarat string tujuan harus mempunyai tipe
data dan ukuran yang sama dengan string asal. File header yang harusu
disertakan adalah string.h dan bertipe data char.
Bentuk penulisannya :
![]()
Contoh program
|
#include <iostream> #include <string.h> #include <ctype.h> #include <math.h> #include <stdlib.h> #include <conio.h> using namespace std; main () { cout << “\nFungsi Strcpy\n”; char huruf[20]; char pindah[20]; cout << “Masukkan kata = “; cin >>huruf; strcpy (pindah, huruf); cout << “Pemindahannya = ” << pindah; } |
Hasil program/output

4.
Fungsi Strlen ()
Fungsi strlen digunakn untuk memperoleh banyaknya
karakter dalam string. File header yang harus disertakan adalah string.h
Bentuk penulisannya:
![]()
Contoh program
|
#include <iostream> #include <string.h> #include <ctype.h> #include <math.h> #include <stdlib.h> #include <conio.h> using namespace std; main () { cout << “\n\nFungsi Strlen\n”; char h[20]; char p[20]; cout << “Masukkan Kata = “; cin >> h; cout << “Panjang kata yang diinputkan = “; cout << strlen(h); } |
Hasil program/output

5.
Fungsi Strrev ()
Fungsi strrev digunakan untuk membalik letak urutan
pada string, string urutan paling akhir dipindahkan ke urutan paling depan dan
seterusnya. File header yang harus disertakan adalah string.h.
Bentuk penulisannya:
![]()
Contoh program
|
#include <iostream> #include <string.h> #include <ctype.h> #include <math.h> #include <stdlib.h> #include <conio.h> using namespace std; main () { cout << “\n\nFungsi Strrev”; char a[20]; cout << “\nMasukkan kata = “; cin >>
a; strrev (a); cout << “Hasil perubahan = ” <<a; } |
Hasil program/output

Macam – macam Fungsi Konfersi Sting
1.
Fungsi Atof ()
Fungsi atof digunakan untuk mengubah string (teks)
angka menjadi bilangan numerik float. File header yang harus disertakan adalah
math.h.
Contoh program
|
#include <iostream> #include <string.h> #include <ctype.h> #include <math.h> #include <stdlib.h> #include <conio.h> using namespace std; main () { cout << “Fungsi atof\n”; char c [20]; float angka, d, e; cout << “Masukkan kata berupa angka = “; cin
>> c; angka = atof (c); d = angka + 8; cout << “Hasil Perubahan ditambah dengan 8 =
” << d; } |
Hasil program/output

2.
Fungsi Atoi ()
Fungsi atoi digunakan untuk mengubah string (teks)
angka menjadi sebuah bilangan numerik integer. File header yang harus
disertakan adalah stdlib.h.
Contoh program
|
#include <iostream> #include <string.h> #include <ctype.h> #include <math.h> #include <stdlib.h> #include <conio.h> using namespace std; main () { cout << “\nFungsi atoi\n”; char kt [20]; float angka, f, g; cout << “Masukkan kata berupa angka = “; cin
>> kt; angka = atoi (kt); f = angka + 8; cout << “Hasil Perubahan ditambah dengan 8 =
” << f; } |
Hasil program/output

3.
Fungsi Atol ()
Fungsi atol digunakan untuk mengubah string (teks)
angka menjadi sebuah bilangan numerik long integer. File header yang harus
disertakan adalah stdlib.h.
Contoh program
|
#include <iostream> #include <string.h> #include <ctype.h> #include <math.h> #include <stdlib.h> #include <conio.h> using namespace std; main () { cout << “\nFungsi atol\n”; char aa [20]; float angka3, i, j; cout << “Masukkan kata berupa angka = “; cin
>> aa; angka = atol (aa); i = angka + 8; cout << “Hasil Perubahan ditambah dengan 8 =
” << i; } |
Hasil program/output

4.
Fungsi Strlwr ()
Fungsi strlwr biasanya digunakan untuk mengubah
setiap huruf kapital (huruf besar) dalam string menjadi huruf kecil. File
header yang harus disertakan adalah string.h.
Bentuk penulisannya :
![]()
Contuh program
|
#include <iostream> #include <string.h> #include <ctype.h> #include <math.h> #include <stdlib.h> #include <conio.h> using namespace std; main () { cout << “\nFungsi Strlwr”; char kta[20]; cout << “\nMasukkan kata dengan huruf besar
= “; cin >> kta; strlwr (kta); cout << “Hasil Perubahan = ” << kta; } |
Hasil program/output

5.
Fungsi Strupr ()
Fungsi strupr digunakan untuk memngubah setiap huruf
kcil dalam string menjadi huruf capital (huruf besar). File header yang harus
disertakan adalah string.h.
Bentuk penulisannya :
![]()
Contoh program
|
#include <iostream> #include <string.h> #include <ctype.h> #include <math.h> #include <stdlib.h> #include <conio.h> using namespace std; main () { cout << “\nFungsi Strupr”; char ktaa[20]; cout << “\nMasukkan kata dengan huruf kecil
= “; cin >> ktaa; strupr (ktaa); cout << “Hasil Perubahan = ” << ktaa; } |
Hasil program/output

6.3.Operasi
dasar Boolean
Aljabar Boolean erat hubungannya dengan
variabel-variabel biner dan operasi-operasi logik. Aljabar Boolean memiliki
fungsi yang terdiri dari variabel-variabel biner yang dapat dinyatakan dalam
bentuk tabel kebenaran yang memiliki konstanta 0 dan 1, serta simbol-simbol
operasi logik tertentu. Tabel kebenaran dalam sebusah fungsi Boolean terdiri
dari daftar semua kombinasi angka-angka biner 0 dan 1 yang diberikan ke
variabel-variabel biner dan daftar yang memperlihatkan nilai fungsi untuk masing-masing
kombinasi biner.
Aljabar Boolean bekerja dengan himpunan {0, 1} pada
operasi dan aturan tertentu. Gerbang-gerbang logika erat kaitannya Aljabar
Boole, karena biasa digunakan untuk menyatakan nilai fungsi untuk
masing-masing kombinasi biner dengan operator tententu. Logika kombinasi
merupakan suatu rangkaian digital yang
mempergunakan 2 atau lebih gerbang-gerbang logika.
Gerbang logika merupakan rangkaian dengan satu
atau lebih sinyal masukan tetapi hanya menghasilkan satu sinyal keluaran.
Kombinasi beberapa gerbang logika dapat menjadi suatu rangkaian digital yang
sangat komplek. Pada dasarnya kompleksitas suatu
rangkaian digital dapat diserderhanakan sehingga rangkaian
digital tersebut dapat memanfaatkkan gerbang yang lebih sedikit.
Beberapa operasi rangkaian logika dasar yang biasa
digunakan dalam fungsi Boolean, diantaranya adalah : INVERTER / INVERS / NOT,
AND, OR, NAND, NOR, XOR, XNOR. Gerbang AND mempunyai dua atau lebih dari
dua sinyal masukan tetapi hanya memiliki satu sinyal keluaran.
Sedangkan gerbang OR akan memberikan sinyal keluaran tinggi jika salah
satu atau semua sinyal masukan bernilai tinggi, sehingga dapat dikatakan
bahwa gerbang OR hanya memiliki sinyal keluaran rendah jika semua sinyal
masukan bernilai rendah.
Aljabar Boolean mempunyai aplikasi yang luas dalam
kehidupan, antara lain dalam bidang jaringan pensaklaran dan rangkaian digital.
Dalam jaringan persaklaran Aljabar Boolean biasa menggambarkan saklar dalam
keadaan tertutup dan terbuka, serta hubungannya dalam bentuk seri dan paralel.
Suatu rangkaian digital dengan kompleksitas yang
tinggi dapat diserderhanakan sehingga rangkaian digital tersebut dapat
memanfaatkkan gerbang yang lebih sedikit. Penyedeerhanaan yang biasa digunakan
dalam rangkaian digital dikenal dengan teknik reduksi. Teknik
Reduksi yang sering dipakai yaitu dengan memakai aljabar Bolean
dengan teorema De Morgan, Peta Karnough.
MINGGU
6
7.1.
Sistem bilangan
Sistem bilangan adalah
suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item fisik. Sistem bilangan
menggunakan basis ( base/ radix ) tertentu yang tergantung dari jumlah bilangan
yang di gunakan. Konsep dasar sistem bilangan, senantiasa mempunyai Base
(radix), absolute digit dan positional (place) value
Untuk memudahkan
mempelajari komputer sebagai pengolah data, kita harus memandangnya sebagai
sebuah sistem komputer (computer system). Secara umum, Sistem komputer adalah
jaringan elemen-elemen yang saling berhubungan, berbentuk satu kesatuan untuk
melaksanakan suatu tujuan pokok dan sistem tersebut.
Tujuan pokok dan sistem
komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi. Supaya tujuan pokok
tersebut tercapai, maka harus ada elemen-elemen yang mendukungnya.
Elemen-elemen dan sistem komputer adalah hardware, software, dan brainware.
7.1.1.
Dasar system bilangan
Sistem bilangan adalah suatu cara untuk
mewakilibesaran dari suatu item fisik.
•Konsep dasar sistem bilangan dikarakteristikkan
olehbasis (radix), absolute digit dan posisi (place) value
•Basis yang digunakan sistem bilangan tergantung
darijumlah nilai bilangan yang dipergunakan.
7.2.2.
Konversi system bilangan
1. Konversi dari bilangan Desimal ke biner
Yaitu dengan cara membagi bilangan desimal dengan dua kemudian diambil sisa
pembagiannya.
2.
Konversi bilangan Desimal ke Oktal
Yaitu dengan cara membagi bilangan desimal dengan 8 kemudian diambil sisa
pembagiannya
7.2.
Konversi bilangan
Konversi bilangan adalah suatu proses dimana satu
system bilangan dengan basis tertentu akan dijadikan bilangan dengan basis yang
lain.
010101011111 (2) = 2537 (8)
7.3.arimatika
basis
Operasi dasar
aritmetika adalah penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, walaupun
operasi-operasi lain yang lebih canggih (seperti persentase, akar kuadrat,
pemangkatan, dan logaritma) kadang juga dimasukkan ke dalam kategori ini.
7.3. Penjumlahan basis
Penjumlahan Biner
Bilangan biner juga dapat dijumlahkan sebagaimana
dapat kita lakukan untuk bilangan desimal, adapun aturan penjumlahan bilangan
biner sebagai berikut:
Dalam melakukan penjumlahan biasanya kita selalu
melibatkan penjumlahan dengan carry in. Carry in adalah nilai carry out
yang akan dijumlahkan pada penjumlahan bilangan berikutnya. Adapun pola
penjumlahanya sama saja dengan pola penjumlahan bilangan desimal, hanya saja
bedanya disini kita hanya punya nilai angka 0 dan 1. Adapun aturannya dapat
dilihat pada pola rumus berikut:
atau seperti pola berikut:
Jadi kalau kita menjumlahkan dalam bilangan biner
seperti 1 + 1 = 10 (angka biner untuk nilai 2).,maka yang dituliskan adalah 0
nya sedangkan 1 adalah carry out. Begitu juga jika kita menjumlahkan angka 1 +
1+ 1 = 11 (angka biner untuk nilai 3), maka yang kita tuliskan adalah 1 LSB nya
sedangkan 1 MSB nya akan menjadi carry out.
0
+
0
= 0
0
+
1
= 1
1
+
0
= 1
1
+
1
= 10 (angka 2)
1
+
1
+
1
= 11 (angka 3)
1
+
1
+
1 +
1
= 100 (angka 4) dst
7.4.
Pengurangan Basis
Untuk
melakukan pengurangan pada bilangan biner, ada 2 (dua) metode yang Gengs dapat
gunakan. Diantaranya yaitu menggunakan metode meminjam dan menggunakan metode
komplemen. Namun, pada artikel ini, kita hanya akan membahas 1 (satu) metode
yaitu metode meminjam. Pada metode meminjam ini, yang akan kita lakukan yaitu
hampir sama seperti kita melakukan pengurangan pada bilangan desimal.
7.4.
Komplemen
Komplemen
dari suatu himpunan A adalah himpunan yang anggota-anggotanya di dalam himpunan
semesta S dan bukan anggota dari himpunan A.
Komplemen
dari suatu himpunan A dinotasikan dengan A' atau Ac (dibaca: komplemen A) dan
didefinisikan sebagai berikut.
Contoh Komplemen Suatu Himpunan ◈
Contoh 1:
Diketahui himpunan semesta S = {1, 2, 3, 4, ..., 10}
dan himpunan E = {2, 4, 6, 8, 10}. Tentukan himpunan dari Ec.
Penyelesaian:
Perhatikan dua himpunan tersebut. Untuk mempermudah
dalam menentukan Ec, kalian dapat menuliskan kembali secara lengkap himpunan S
= {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10}, kemudian kalian hilangkan anggota yang sama
dengan himpunan E yaitu 2, 4, 6, 8, 10. Sekarang, anggota Stinggal 1, 3, 5, 7,
9. Anggota S yang tersisa inilah yang merupakan Ec.
Jadi, Ec = {1, 3, 5, 7, 9}.
Contoh 1:
Diketahui:
S = himpunan huruf-huruf vokal
F = himpunan huruf-huruf konsonan
tentukan penyelesaian dari Fc.
Penyelesaian:
Fc adalah himpunan huruf-huruf abjad selain huruf
konsonan, maka anggota dari Fc adalah huruf-huruf vokal yaitu a, i, u, e, o.
Jadi, Fc = himpunan huruf-huruf vokal.
Contoh 1:
Diketahui:
S = himpunan bilangan cacah
G = himpunan bilangan asli
tentukan anggota dari Gc.
Penyelesaian:
S = himpunan bilangan cacah maka S = {0, 1, 2, 3,
...}
G = himpunan bilangan asli maka S = {1, 2, 3, 4,
...}
Gc adalah himpunan anggota di S yang bukan anggota
di G, yaitu 0.
Jadi, anggota himpunan Gc adalah 0.
DAFTAR PUSTAKA
· https://mrdekatoz.wordpress.com/2018/01/30/teori-dasar-software-perangkat-lunak/
· https://qwords.com/blog/apa-itu-open-source/
· https://selvyameirida.wordpress.com/2017/11/24/operasi-string/
· https://melindasherly.wordpress.com/2011/06/11/operasi-logika-dasar-aljabar-boolean/
· https://sites.google.com/view/sistem-bilangan/konversi-bilangan
SEKIAN
TERIMAKASIH

Komentar
Posting Komentar