TUGAS PENGANTAR APLIKASI KOMPUTER 1A M4
TUGAS
PENGANTAR
APLIKASI KOMPUTER 1A
KURNIAWAN
B.PRIANTO, S.KOM.SH.MM
DITULIS
OLEH :
MUCHALAL
RIZKY JUWANTO
10520624
1PA23
FAKULTAS
PSIKOLOGI
JURUSAN
PSIKOLOGI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
MINGGU
11
12.
analisa sistem informasi
12.1
sistem
12.1.1.
definisi sistem
Sistem berasal dari
bahasa Latin (systema) dan bahasa Yunani (sustema) adalah suatu kesatuan yang
terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran
informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan
suatu entitas yang berinteraksi.
Sistem juga merupakan
kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah
serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara
merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi
yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan
sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.
Kata "sistem"
banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi
maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak
bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian umum menurut
beberapa ahli bahwa definisi sistem adalah merupakan sekelompok elemen yang
terintegrasi dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan. Jadi yang dimaksud
dengan sistem bisa berbentuk apa saja dan berada dimana saja.
Sistem adalah kumpulan / group / komponen apapun
baik phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis
untuk mencapai satu tujuan tertentu.
- Pengertian
sistem Menurut Arifin Rahman | Sistem adalam Webster New Collegiate
Dictionary bahwa terdapat kata "syn" dan "Histanai"
yang berasal dari bahasa Yunani berarti menempatkan bersama. Bahwa
pengertian sistem adalah suatu kumpulan pendapat pendapat, (collection of
opinions), prinsip prinsip (principles), dan lain lain yang membentuk
suatu kesatuan yang berhubung hubungan satu sama lain.
- Pengertian
sistem menurut Ludwig von Bertallanffy | Bahwa sistem adalah
sekumpulan unsur unsur yang berada dalam keadaan yang berinteraksi.
- Pengertian
sistem berdasarkan A.Hall dan R. Fagen | bahwa pengertian sistem adalah
sekumpulan objek, yang mencakup hubungan diantara objek tersebut
(understanding of the system is a set of objects, which includes the
relationship between the object), serta hubungan antara sifat yang mereka
miliki (the relationship between their properties).
- Pengertian
sistem menurut Colin Cherry | Bahwa sistem adalah suatu keseluruhan yang
dibentuk dari banyak bagian_suatu assambel dari berbagai macam sifat dan
bagian bagian tersebut.
12.1.2.
komponen pembentuk system
1. Komponen input
Merupakan
bagian dari sistem yang bertugas untuk menerima data masukan yang digunakan
sebagai komponen penggerak/ menangkap data/ pemberi tenaga dimana sistem itu
dioperasikan atau yang akan dimasukan yang berupa dookumen-dokumen dasar.
Input/ masukan dapat berasal dari luar/ dalam organisasi. Komponen penggerak
tersebut terbagi 2 kelompok:
- Maintenance
input
Energi yang dimasukan supaya sistem dapat beoperasi.
(Contoh: dalam mengambil keputusan, maka maintenance inputnya adalah team
manajemen, personil utama pengambilan keputusan)
- Signal
input
Energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.
Dalam sistem pengambilan keputusan tersebut, maka signal inputnya adalah
informasi yang menunjang.
2. Komponen proses
Komponen
dalam sistem yang melakukan pengolahan input untuk mendapatkan hasil yang
dibutuhkan. Contoh kegiatan tersebut: klasifikasi, peringkasan,pencarian
data,organisasi data, dll. Contoh sistem pengambilan keputusan yang harus
melibatkan semua sub sistem yang terkait co: bagian keuangan.
3. Komponen output
Komponen
hasil pengoperasian dalam suatu sistem, sistem pengambilan keputusan
4. Komponen kendala
Komponen yang berisiko aturan atau batas – batas yang berlaku. Akan membuat
tujuan menjadi lebih bermanfaat. Adanya suatu kendala atau batasan yang jelas,
akan mampu mengidentifikasi apa yang harus diantisipasikan dalam mencapai
tujuan sistem.
5. Komponen kontrol
Komponen pengawas dan pelaksanaan proses pencapaian tujuan. Kontrol ini dapat
berupa kontrol pemasukan input, pengeluaran data, pengoperasian, dll.
6. Komponen umpan balik
Komponen yang memberikan respon atau berjalannya suatu sistem. Kegiatan
tersebut seperti perbaikan atau pemeliharaan sistem.
komponen
keterangan gambar diatas:
Dalam pembuatan laporan penerimaan pajak Dinas Pendapatan Daerah Kab. Bogor.
1. input.
maksud dari input: pajak yang sudah dibayar oleh wajib pajak dimasukkan ke
dalam jaringan/ komputer.
2. Proses
Setelah itu data dari wajib pajak tersebut di proses apakah sudah benar benar/
sesuai dengan bukti pembayaran pajak yang diterima oleh Dinas Pendapatan Daerah
3. Output
dalam proses outout/ keluaran akan diketahui hasil dari kenyataan/ realisasi
dari penerimaan wajib pajak tersebut.
4. Kendala
Jika terdapat kendala/ masalah pada hasil output, maka harus di selesaikan
asal/ sumber penyebab tersebut.
5. Control
Setelah diselusuri penyebabnya, maka data tersebut dan juga jalan/ proses itu
diawasi sampai data tersebut jelas/ tidak menimbulkan masalah lagi
6. Feedback
memberikan suatu respon yang terdapat di sistem yang sedang berjalan.
7. Wilayah warna abu-abu
merupakan suatu proses di dalam/ internal organisasi
8. Garis-garis di luar wilayah abu-abu
Jadi, jika output tersebut sudah sesuai dengan tujuan yang dicapai, selanjutnya
output tersebut akan melalui batas luar organisasi yaitu seperti
peraturan-peraturan yang telah ditetapkan suatu pihak (misalnya : pemerintah)
12.1.3.
klasifikasi system
Klasifikasi sistem adalah suatu bentuk kesatuan
antara satu komponen dengan satu komponen lainnya, karena tujuan dari sistem
tersebut memiliki akhir tujuan yang berbeda untuk setiap perkara atau kasus
yang terjadi dalam setiap sistem tersebut.
Sehingga, sistem tersebut dapat diklasifikasikan
dari beberapa sistem, diantaranya adalah sebagai berikut :
1.
Sistem abstrak (abstract system)
adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara
fisik. Sedangkan sistem fisik (physical system) merupakan sistem yang
ada secara fisik.
2.
Sistem alamiah (natural system)
adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia. Sedangkan
sistem buatan manusia (human made system) melibatkan interaksi antara
manusia dengan mesin.
3.
Sistem tertentu (deterministic system)
beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Sedangkan sistem
tak tentu (probabilistic system) adalah sistem yang kondisi masa
depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probalilitas.
4.
Sistem tertutup (closed system)
merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan
luar. Sedangkan sistem terbuka (open system) adalah sistem yang
berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luar.
12.1.4
contoh deskripsi system
Klasifikasi Sistem
- Abstract
System & Physical System
- Natural
System & Human Made System
- Deterministic
System & Probabilistic System
- Closed
System & Open System
a. Sistem Abstrak (Abstract System)
Adalah
sistem yang tidak tampak secara fisik, karena hanya pemikiran atau ide.
Contohnya : Sistem Teologi (Ketuhanan), menggambarkan hubungan antara manusi
dengan Tuhan.
b. Sistem Fisik (Physical System)
Adalah
sistem yang tampak secara fisik. Contohnya: Sistem Komputer, sistem Produksi,
dll.
c. Sistem Alamiah (Natural System)
Adalah
sistem yang terjadi dikarenakan proses alam. Contohnya : Sistem Geolgi, Sistem
Tata Surya, Sistem terbentuknya hujan dll.
d. Sistem Buatan Manusia (Human Made System)
Adalah sistem yang
dirancang atau didesain oleh manusia. Contohnya : Sistem Informasi, Sistem
Mobil, Sistem Motor dll.
e. Sistem Deterministik (Deterministic System)
Adalah
sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang dapat diramalkan. contohnya :
Sistem Komputer.
f. Sistem Probabilitas (Probabilistic System)
Adalah
sistem yang tidak bisa diramalkan. Contoh : Sistem manusia.
g. Sistem terbuka
Sistem yang berinteraksi dengan lingkungannya
. Contohnya : Sistem organisasi.
h. Sistem tertutup
Sistem yang tidak dihubungkan dengan
lingkungannya . Contohnya : sistem kimia.
12.2
analisa system
Analisis Sistem atau
System Analysis adalah suatu teknik atau metode pemecahan masalah dengan cara
menguraikan system ke dalam komponen-komponen pembentuknya untuk mengetahui
bagaimana komponen-komponen tersebut bekerja dan saling berinteraksi satu sama
lain untuk mencapai tujuan system.
System Analysis
biasanya dilakukan dalam membuat System Design. System Design adalah salah satu
langkah dalam teknik pemecahan masalah dimana komponen-komponen pembentuk system
digabungkan sehingga membentuk satu kesatuan system yang utuh. Hasil dari
System Design merupakan gambaran system yang sudah diperbaiki. Teknik dari
System Design ini meliputi proses penambahan, penghilangan, dan pengubahan
komponen-komponen dari system semula.
Langkah-langkah Analisa
Sistem
Langkah-langkah dalam
tahap analisa sistem akan hampir sama dengan yang akan langkah-langkah yang
akan dilakukan dalam mendefinisikan proyek-proyek sistem yang akan dibesarkan
di tahap perencanaan sistem. Perbedaannya terletak pada ruang-ruang lingkup tugasnya.
Di analisa sistem ini, penelitian yang akan dilakukan oleh analisis sistem
adalah penelitian terinci, sedang di perencanaan sistem sifatnya hanya
penelitian pendahuluan
Di dalam tahap analisa sistem terdapat beberapa
langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analis sistem, sebagai berikut
yakni:
1.
Identify, merupakan mengidentifikasikan
masalah
2.
Understand, merupakan memahami kerja
dari sistem yang ada
3.
Analyze, merupakan menganalisis sistem
4.
Report, merupakan membuat laporan hasil
analisis
Tujuan Analisa Sistem
Tujuan analisis sistem informasi yakni utuk
merancang sistem baru maupun menyempurnakan sistem yang sudah ada sebelumnya.
Berikut ini, tujuan dari analisis keuangan diantaranya yakni :
- Kita
dapat Membuat keputusan jika sistem saat ini bermasalah ataupun juga tidak
berfungsi dengan baik & hasil analisisnya akan digunakan sebagai dasar
untuk memperbaiki sistem.
- Mengetahui
ruang lingkup pekerjaan yang akan dapat ditandatangani
- Mengidentifikasi
masalah atau mencari pemecah masalahnya
- Mempelajari
sistem yang sedang berjalan saat ini.
MINGGU
12
13.
pengenalan flowchart (diagram alur)
13.1.
definisi,jenis flowchart
1. Pengertian Flowchart
Flowchart adalah adalah suatu bagan dengan
simbol-simbol tertentu yang menggambarkan urutan proses secara mendetail dan
hubungan antara suatu proses (instruksi) dengan proses lainnya dalam suatu
program.
Dalam perancangan flowchart sebenarnya tidak ada rumus
atau patokan yang bersifat mutlak (pasti). Hal ini didasari oleh flowchart
(bagan alir) adalah sebuah gambaran dari hasil pemikiran dalam menganalisa
suatu permasalahan dalam komputer. Karena setiap analisa akan menghasilkan
hasil yang bervariasi antara satu dan lainnya. Kendati begitu secara garis
besar setiap perancangan flowchart selalu terdiri dari tiga bagian, yaitu
input, proses dan output.
2. Simbol Flowchart
Berikut ini adalah beberapa simbol yang digunakan
dalam menggambar suatu flowchart :

tabel simbol flowchart
3. Contoh Diagram Flowchart (1)

contoh diagram flowchart (1)
4. Contoh Diagram Flowchart (2)

contoh diagram flowchart (2)
5. Perbedaan DFD dan Flowchart
1.
DFD menunjukkan alur data di suatu
sistem sedangkan flowchart sistem menjelaskan alur kerja atau prosedur-prosedur
yang ada di dalam sistem.
2.
DFD prosesnya dapat dilakukan serentak
atau pararel sedangkan flowchart alur datanya harus urut.
3.
DFD tidak ada looping sedangkan
flowchart ada looping.
4.
DFD tidak ada proses perhitungan
sedangkan flowchart ada proses perhitungan.
13.2.
template/symbol symbol flowchart

13.3.
kaidah pembuatan flowchart
Pedoman Pembuatan Diagram Alir (Flowchart)
Bila seorang analis dan programmer akan
membuat flowchart, ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan,
seperti :
1.
Flowchart digambarkan
dari halaman atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.
2.
Aktivitas yang digambarkan harus
didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh
pembacanya.
3.
Kapan aktivitas dimulai dan berakhir
harus ditentukan secara jelas.
4.
Setiap langkah dari aktivitas harus
diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja misalkan MENGHITUNG
PAJAK PENJUALAN.
5.
Setiap langkah dari aktivitas harus
berada pada urutan yang benar.
6.
Lingkup dan range dari aktifitas yang
sedang digambarkan harus ditelusuri dengan hati-hati. Percabangan–percabangan yang
memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang
sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman
yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan
dengan sistem.
7.
Gunakan simbol-simbol flowchart yang
standar.
`13.4.
akumulator
Akumulator (accu, aki) adalah sebuah alat yang dapat
menyimpan energi (umumnya energi listrik) dalam bentuk energi kimia
MINGGU
13
14.unified
modeling language (UML)
14.1
pengenalan UML
UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa
yang berdasarkan grafik/gambar untuk memvisualisasi, menspesifikasikan,
membangun, dan pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan software
berbasis OO (Object-Oriented). UML sendiri juga memberikan standar penulisan
sebuah sistem blue print, yang meliputi konsep bisnis proses, penulisan
kelas-kelas dalam bahasa program yang spesifik, skema database, dan komponen-
komponen yang diperlukan dalam sistem software
UML sebagai sebuah bahasa yang memberikan vocabulary
dan tatanan penulisan kata-kata dalam ‘MS Word’ untuk kegunaan komunikasi.
Sebuah bahasa model adalah sebuah bahasa yang mempunyai vocabulary dan konsep
tatanan / aturan penulisan serta secara fisik mempresentasikan dari sebuah
sistem. Seperti halnya UML adalah sebuah bahasa standard untuk pengembangan
sebuah software yang dapat menyampaikan bagaimana membuat dan membentuk
model-model, tetapi tidak menyampaikan apa dan kapan model yang seharusnya
dibuat yang merupakan salah satu proses implementasi pengembangan software.
UML tidak hanya merupakan sebuah bahasa pemograman
visual saja, namun juga dapat secara langsung dihubungkan ke berbagai bahasa
pemograman, seperti JAVA, C++, Visual Basic, atau bahkan dihubungkan secara
langsung ke dalam sebuah object-oriented database. Begitu juga mengenai
pendokumentasian dapat dilakukan seperti; requirements, arsitektur, design,
source code, project plan, tests, dan prototypes.
14.2
diagram diagram UML
Structural Diagram
- Class
Diagram, diagram ini terdiri dari class, interface, association,
dan collaboration. Diagram ini menggambarkan objek - objek
yang ada di sistem.
- Object
Diagram, diagram ini menggambarkan hasil instansi dari class
diagram. Diagram ini digunakan untuk membuat prototype
- Component
Diagram, diagram ini menggambarkan kumpulan komponen dan hubungan antar
komponen. Komponen terdiri dari class, interface,
atau collaboration
- Deployment
Diagram, diagram ini menggambarkan kumpulan node dan hubungan
antar node. Node adalah entitas fisik dimana
komponen di-deploy. Entitas fisik ini dapat berupa server atau
perangkat keras lainnya.
Behavioral Diagram
- Use
case Diagram, diagram ini menggambarkan kumpulan use case,
aktor, dan hubungan mereka. Use case adalah hubungan
antara fungsionalitas sistem dengan aktor internal/eksternal dari sistem.
- Sequence
Diagram, diagram ini menggambarkan interaksi yang menjelaskan bagaimana
pesan mengalir dari objek ke objek lainnya.
- Collaboration
Diagram, diagram ini merupakan bentuk lain dari sequence diagram.
Diagram ini menggambarkan struktur organisasi dari sistem dengan pesan
yang diterima dan dikirim.
- Statechart
Diagram, diagram ini menggambarkan bagaimana sistem dapat bereaksi terhadap
suatu kejadian dari dalam atau luar. Kejadian (event) ini
bertanggung jawab terhadap perubahan keadaan sistem.
- Activity
Diagram, menggambarkan aliran kontrol sistem. Diagram ini digunakan untuk
melihat bagaimana sistem bekerja ketika dieksekusi.
UML umum digunakan di dunia kerja dan dunia
pendidikan. Dunia kerja menggunakan UML untuk menggambarkan sistem dan aplikasi
berbasis objek yang sudah ada sebelumnya atau merancang sistem dan aplikasi di
awal pengembangan sebelum memasuki tahap coding. Beberapa posisi
pekerjaan yang sering bersinggungan dengan UML antara lain system
analyst, software architect, dan technical writer. System
analyst selain perlu memiliki kemampuan coding, sudah
tentu wajib menguasai UML, jika akan mengembangkan aplikasi atau sistem
berbasis objek agar dapat menjadi acuan formal bagi para developer yang
bekerja sama dengannya. Tidak hanya itu system analyst pun
terkadang dituntut untuk menguasai pembuatan diagram lain seperti data
flow diagram, flowchart, entity relationship diagram,
dan lainnya. Sedangkan UML menjadi kemampuan wajib bagi seorang technical
writer. Pekerjaan di posisi ini cukup banyak dibutuhkan oleh beberapa
perusahaan yang kesulitan dalam membuat dokumentasi sistem atau aplikasi yang
mereka kembangkan. Selain membuat user guide, technical
writer diperlukan untuk membangun keseluruhan dokumentasi dalam UML
dari aplikasi atau sistem, sehingga keberadaannya dapat menambah nilai aplikasi
menjadi lebih tinggi.
UML pun digunakan sebagai alat dalam beberapa mata
kuliah di perguruan tinggi yang membuka jurusan ilmu komputer, teknik
informatika, sistem informasi, manajemen informatika, dan komputerisasi
akuntansi. Mata kuliah yang biasa diberikan bernama Metodologi Berorientasi
Objek dan Pemrograman Berorientasi Objek. Bahasa pemrograman yang digunakan
umumnya Java, C#, dan PHP, kemudian mahasiswa akan mempelajari juga bagaimana
merancang sebuah sistem atau aplikasi menggunakan UML terhadap suatu kasus dan
membuat aplikasinya ketika memasuki tahap coding. Tidak hanya
sebatas kuliah, beberapa perguruan tinggi yang mempunyai jurusan informatika,
kadang mewajibkan penggunaan UML untuk digunakan sebagai alat bantu di skripsi,
tesis, dan disertasi. Karena tidak semua akademisi dapat membaca semua kode
program yang datang dari berbagai bahasa pemrograman, maka UML menjadi sarana
untuk memahami aplikasi dan sistem yang dikembangkan akademisi lainnya.
Berikut ini adalah beberapa alat yang membantu kita
untuk menggunakan UML disebut dengan CASE (computer aided software
engineering). Ada beberapa CASE yang umum digunakan oleh para profesional
yang menggunakan UML, diantaranya:
- Sybase
Power Designer
- Rational
Rose
- Microsoft
Visio
- Enterprise
Architect
Ada juga beberapa CASE yang open source dan
dapat digunakan secara bebas tanpa terbentur dengan masalah pembayaran lisensi
seperti berikut:
- StarUML
- DIA
Diagram Editor
- Umbrello
- ArgoUML
- Software
Ideas Modeller
- Eclipse
UML2
Beberapa alat yang berbayar mempunyai kemampuan
untuk melakukan forward engineering dan reverse
engineering. Forward engineering adalah sebuah fitur dari
suatu CASE dimana UML yang telah dirancang dapat menghasilkan kode program yang
akan menjadi pijakan dan panduan untuk mengawali pengembangan aplikasi.
Sehingga koherensi antara aplikasi dan UML dapat terjaga. Reverse
engineering adalah fitur dimana suatu CASE dapat membaca kode program
dan menghasilkan UML dari kode program yang telah ada atau sedang dibuat.
14.3.
tool pendukung UML
Rational Rose adalah salah satunya. Software ini
berbayar, tidak gratis. Dibuat oleh IBM, Rational Rose didesain untuk menjaga
konsistensi diagram satu dengan yang lainnya. Wah, luar biasa ya. Jadi berbagai
aturan pembuatan UML , seperti penamaan simbol, dijaga ketat oleh software ini.
Bagus kan? Maklumlah, tidak gratis.
Microsoft Visio adalah contoh yang lain lagi. Meski
berbayar, sayang Visio kurang cocok untuk dipakai membuat UML. Mengapa, karena
Visio kurang menjaga konsistensi antara Use Case Diagram, Class
Diagram, dan Sequence Diagram
DAFTAR PUSTAKA
·
http://www.definisi-pengertian.com/2015/11/pengertian-sistem-definisi-menurut-ahli.html
·
https://herlinnairine.wordpress.com/2014/11/02/komponen-komponen-elemen-dari-sistem/
·
https://dimas347.wordpress.com/2010/12/09/klasifikasi-sistem/
·
http://audremon.blogspot.com/2016/10/klasifikasi-sistem-contoh-penggunaan.html
·
https://informatikalogi.com/pengertian-flowchart-dan-jenis-jenisnya/
·
https://cisini.wordpress.com/2012/11/06/tool-untuk-membuat-uml/
·
https://www.codepolitan.com/mengenal-diagram-uml-unified-modeling-language
TERIMA
KASIH


Komentar
Posting Komentar